Menjalankan ibadah tarawih di masjid saat bulan Ramadan merupakan kemewahan bagi para perempuan di Myanmar karena sebagian besar masjid tertutup bagi mereka.
Jangankan untuk beribadah, masuk ke dalam masjid pun tidak diijinkan. Maklum, di Myanmar, masjid-masjid tertutup bagi perempuan tak hanya pada saat Ramadan, tetapi juga pada bulan-bulan lainnya.
Padahal di negara ini amat mudah menemukan masjid, terutama di Ibu Kota Yangon.
Hampir di setiap kecamatan terdapat masjid. Bahkan banyak juga kecamatan yang memiliki lebih dari satu masjid. Meski demikian, hanya segelintir masjid yang menerima jemaah perempuan.
U Aye Lwin, salah satu pemimpin Islamic Centre Myamar, mengatakan jumlah masjid di Yangon lebih dari 100. Namun, yang terbuka bagi kaum hawa tak lebih dari enam masjid.
“Jangankan untuk salat, hampir semua masjid di Myanmar bahkan tidak mengijinkan perempuan masuk. Para imam dan guru agama di sini memiliki ide yang konservatif,” ujar jelas Aye Lwin sebagaimana dikutip BBC.co.uk, Selasa (30/6/2015). *bisnis