8 Februari: Martin Luther King Dibunuh

Martin Luther King Dibunuh

Tanggal 8 Januari 1968, Martin Luther King, pemimpin perjuangan kaum kulit hitam Amerika, tewas akibat tembakan dari seorang pria tak dikenal. Luther King dilahirkan pada tahun 1929 di kota Atlanta dan menuntut ilmu di Boston University. 

Setelah lulus, Luther King memulai perjuangannya menentang rasialisme di Amerika. Saat itu, perjuangan anti rasialisme dan anti undang-undang yang terkait dengan pengakuan keistimewaan kaum kulit putih di atas kaum kulit hitam, tengah berkecamuk di seluruh penjuru Amerika Serikat.

Martin Luther King amat gigih mendorong kaumnya agar terus berjuang menuntut persamaan hak dengan kaum kulit putih dan dia menggalang berbagai demosntrasi anti-rasialisme. Pada tahun 1964, Martin Luther King dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian. Hingga kini, kasus pembunuhan terhadap Martin Luther King masih belum terungkap, namun banyak saksi menyatakan bahwa CIA terlibat dalam pembunuhan ini.

Galileo Galilei meninggal

Tanggal 8 Januari 1642, Galileo Galilei, seorang ilmuwan, astronom, dan fisikawan Italia terkenal, meninggal dunia pada usia 78 tahun. Dia dilahirkan di kota Piza, Italia, pada tahun 1563. Hingga usianya ke-19, Galileo menuntut ilmu di bidang sastra, dan setelah itu barulah ia menekuni bidang fisika dan matematika. 

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Ibnu Haitsam, seorang astronom terkenal muslim, Galileo berhasil menciptakan teropong bintang untuk observatorium. Dengan alat ciptaannya itu, Galileo membuktikan bahwa permukaan bulan tidaklah rata dan setiap bimasakti terdiri dari sekumpulan bintang besar dan kecil.

Galileo juga membuktikan bahwa matahari adalah poros dari tatasurya dan posisinya tetap, sementara planet-planet lain, termasuk bumi, berkeliling mengitari matahari. Penemuan Galileo ini mendukung pendapat Abu Raihan Biruni, seorang ilmuwan persia yang beberapa abad sebelumnya telah membuktikan bahwa bumi bergerak mengelilingi matahari. Pada zaman itu, Gereja Roma berpendapat bahwa bumilah yang menjadi poros tata surya. Karena itu, Gereja Roma mengadili Galileo dan menganggapnya telah melawan ajaran Gereja.

Ia dihukum dengan pengucilan (tahanan rumah) sampai meninggalnya. Baru pada tahun 1992, Paus Yohanes Paulus II menyatakan secara resmi bahwa keputusan penghukuman Gereja atas dirinya itu adalah sebuah kesalahan.

Marcopolo Meninggal

Marco Polo lahir 15 September 1254 dan meninggal 8 Januari 1324 dan dimakamkan di San Lorenzo pada umur 69 tahun. Ia adalah seorang pedagang dan penjelajah Italia yang pernah menyusuri jalan sutera. Ia pergi ke Cina semasa berkuasanya Dinasti Mongol. Ia belajar tentang perdagangan selagi ayah dan pamannya, Niccolo dan Maffeo, melakukan perjalanan melalui Asia dan tampaknya bertemu Kubilai Khan.

Pada 1269, mereka kembali ke Venesia dan bertemu Marco untuk pertama kalinya. Mereka bertiga memulai sebuah perjalanan epik ke Asia, dan kembali setelah 24 tahun, menemukan Venice berperang dengan Geno. Marco dipenjarakan, dan mengisahkan cerita kepada teman satu selnya. Ia dibebaskan tahun 1299, menjadi pedagang kaya, menikah dan punya tiga anak.

Ia terkenal karena kisah-kisahnya sangat menarik dan aneh bagi bangsa Eropa. Pada masa itu, bangsa Barat tidak mengenal dunia Timur. Sebagian cendekiawan berpendapat bahwa Marco Polo memang pergi ke Cina, tetapi tidak mengunjungi semua tempat yang digambarkan dalam bukunya (misalnya Xanadu).

Salah satu kisah Marco Polo yang menarik untuk bangsa Indonesia adalah cerita tentang unicorn atau kuda bertanduk satu yang menurutnya dijumpainya di pulau Sumatra. Tetapi, ilmu pengetahuan membuktikan bahwa yang ditemukan Marco Polo itu bukanlah unicorn melainkan badak Sumatra.

Like → Tweet :
Join → Follow :
Previous Post Next Post