![]() |
| Nasir Jamil |
BANDA ACEH - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asal Aceh, Nasir Djamil, sempat menyentil statemen Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen Zahari Siregar, soal bendera dan lambang Aceh. Hal ini diungkapnya dalam seminar di Lingka Kupi, Sabtu 8 Desember 2012.
"Tugas TNI dan Polri dalam hal ini hanyalah bertindak ketika ada timbul konflik. Tetapi, TNI dan Polri tidak dapat ikut campur dalam hal demokrasi di Aceh, seperti halnya Mesir. Kita dapat melihat angkatan bersenjata turun ketika tergangunya stabilitas keamanan, tapi tidak sedikitpun mencampuri demokrasi," ujar dia.
![]() |
| Panglima Kodam IM Mayjen Zahari Siregar |
Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber dalam diskusi di Lingka Kupi Darussalam.
"Tidak ada lagi yang harus menjadi perdebatan, karena lambang dan bendera akan diverifikasi, yang mana ada beberapa azas yang melihat untuk qanun dapat disahkan. Azas tersebut seperti keadilan, aspiratif dan lain sebagainya. Maka jika ada azas yang kurang dalam membuat qanun, qanun tersebut tidak dapat disahkan dan ini akan dilihat oleh Kemendagri," kata Nasir Djamil.
Nasir Djamil juga mengatakan bahwa saat ini, baik legislatif dan eksekutif Aceh merupakan representatif pejuang GAM tempo dulu. Maka sudah sewajarnyalah pejuang GAM yang ada di DPRA menyambut hal ini. []
ATJEHPOST | MRD | AZ
|
|

