Gubernur Aceh: “Pejabat Seharusnya Malu!”

Gubernur Aceh,  Dr. Zaini Abdullah. (Photo:Atjehpost)

BANDA ACEH - Aceh yang dinobatkan sebagai provinsi terkorup nomor dua di Indonesia membuat Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah merasa sangat terpukul. Karena itu ia bertekad untuk membersihkan pejabat Aceh dari korupsi agar Aceh bisa lebih baik ke depan.

“Pejabat yang korupsi di Aceh seharusnya malu kepada rakyat dan Allah. Apalagi Aceh Serambi Mekkah dan 99 persen latar belakang masyarakatnya muslim dan bersyariat, seharusnya tak pantas melakukan tindakan itu,” kata dr Zaini saat menerima kunjungan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Senin (26/11), di Pendapa Gubernur.

Gubernur Aceh mengatakan, di sisa umurnya dia berniat memperbaiki Aceh ke arah yang lebih baik. Dalam audiensi itu, banyak hal yang disampaikan dr Zaini. Antara lain dirinya tidak keberatan dikritik bila kritikan itu sifatnya membangun.

“Tapi jangan kritik destruktif yang arahnya ingin menjatuhkan atau melihat kelemahan dan kekurangan semata, tanpa ada solusinya,” kata dr Zaini Abdullah.

Gubernur juga berharap media massa dapat menyampaikan informasi yang berimbang, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan oleh pemberitaan tersebut. “Peran media massa sangat penting. Karena tanpa media, justru dunia ini tidak akan diketahui perkembangannya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Aceh, Tarmilin Usman menyatakan pihaknya mendukung semua program Pemerintah Aceh. Tarmilin juga meyinggung tentang rencana pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) di Manado. “Kami juga mengharapkan, kemitraan Pemerintah Aceh dan wartawan di Aceh bisa berjalan sinergis,” ujar Tarmilin.

Sumber: SERAMBI INDONESIA
Like → Tweet :
Join → Follow :
Previous Post Next Post