![]() |
| Illustrasi: Flying Fox Sentosa, Singapore |
* Pertama yang melintasi Laut
SABANG - Pantai Pantai Anoi, Kecamatan Sukajaya, Sabang, yang terletak di kawasan timur Pulau Weh berpotensi dijadikan arena flying fox (permainan terjun luncur). Jika dikembangkan dapat menambah khazanah destenasi wisata Sabang.
Sekretaris Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sabang, Tris Kurniawan (37), kepada Serambi mengatakan, erdasarkan hasil survei FPTI, Anoi Itam sangat aman karena punya pantai dan pasir mulai dari Benteng hingga pantai Anoi Itam sepanjang 300 meter.
“Potensi sepanjang itu akan lebih menantang di banding terjun luncur lainnya di Indonesia yang hanya 275 meter. Jika flying fox dibuat di Anoi Itam, maka ini menjadi flying fox pertama di Indonesia yang melintasi laut. Juga dapat memecahkan panjang rekor MURI yang hanya 275 meter di Jakarta,” katanya.
Menurut Tris, untuk mewujudkan program ini, hanya butuh dana sekitar Rp 90 juta untuk membangun sarana seperti tiang, sling sepanjang 600 meter dari titik awal ke luncuran di pasir, termasuk dana proses pengamanan.
“Kita sangat berharap dan bangga jika sarana bermain ini ada di Sabang. Hasil survei telah kita serahkan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sabang, semoga mereka menyahuti dengan harapan yang dapat berimplikasi terhadap kemakmuran warga setempat,” katanya.(serambinews)
