Dia menambahkan bahwa Washington percaya konflik dengan Iran menyebabkan pasukan AS dan sekutunya di wilayah ini menghadapi risiko, dan akan memperdalam krisis ekonomi global dengan naiknya harga minyak mentah di pasar dunia.
Ketika ditanya apakah Hizbullah akan menyerang Israel sebagai balasan atas setiap serangan terhadap Republik Islam Iran, Sheikh Qassem mengatakan Iran bisa mempertahankan diri, tetapi serangan itu akan membakar seluruh kawasan.
"Hizbullah memiliki kebijakan defensif terhadap Israel, tapi selalu siaga dan tidak akan berhenti mempersiapkan diri karena sejak pendiriannya Israel selalu bersiap-siap untuk menyerang," pungkasnya. Sumber: IRIB/IRNA
